Postingan

Halal bihalal Ala Sastra bersama Sweety Days

Gambar
KUDUS - Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) yang di dukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menggelar acara rutin sastra dan Budaya. Kali ini menampilkan pertunjukan musik dengan menghadirkan tema "BOSSANOVA SASTRA." Kali ini, acara apresiasi sastra ini dimeriahkan bintang tamu Sweety Days. Bertempat di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK). Acara yang bertajuk halal bihalal, musik dan puisi ini dipadati puluhan penonton dari berbagai komunitas, Jum’at (29/7) kemarin. Sweety Days, grup band dengan aliran bossanova ini menyihir penonton dengan penampilannya yang memukau. Baru genap setahun, grup band yang digawangi Lamia, Edwin, Alfan, Galang dan Marla Adinya ini mengundang tanya diantara para penonton perihal genre yang mereka pilih. “Kami memilih genre musik ini (bossanova) karena di Kudus masih terbilang langka dan itu unik,” ujar Edwin, sang gitaris ketika ditanya soal genre yang dipilih.    Meskipun tergolong baru, grup band ini mampu menyedot perha...

Merawat Tanah Surga

Gambar
Indonesia merupakan negeri kaya raya, berjajar indah dan berlimpah ruah sumber daya alam. Sejak dari tanah rencong Aceh, sampai bumi cendrawasih Papua di ujung timur. Kenyataan itu ditasbihkan dalam ungkapan gemah ripah loh jinawi . Grup band legedaris Koes Plus mengimajikan tanah negeri ini yang saking suburnya, “ tongkat batu dan kayu jadi tanaman ” . Bertahta manis di persimpangan jalur strategis perdagangan dunia dan diapit pula oleh dua benua, beriklim tropis nan hangat yang menjadikan tanahnya subur tak terkira, hingga menjadi rebutan dan idaman sejak zaman Kolonial hingga era globalisasi, modernisasi sekarang ini. Itu yang dijejakkan pada kita saat berkhidmat di sekolah. Suguhan itu termaktub dalam bab geografi, pendidikan kewarganegaraan, sejarah, dan keterangan guru. MH Ainun Najib (Cak Nun), tegas menyatakan jika Negeri ini adalah penggalan surga . Surga seakan-akan pernah bocor dan mencipratkan keindahan dan kekayaanya, dan cipratan kekayaan dan keindahanya itu bernama ...

Radio eRKa, Dibuat Demi Sebuah Ambisi?

Gambar
Sadar atas ketertinggalannya, STAIN Kudus mencoba terus melengkapi fasilitas pembelajaran. Kali ini, kampus hijau tengah mengembangkan laboratorium radio untuk menunjang pembelajaran di kampus. Khususnya bagi Program Studi Komunisi Penyiaran Islam (KPI) pada Jurusan Dakwah. Tapi konon, laboratorium radio tersebut juga dibuat demi meneguhkan STAIN Kudus yang akan naik kelas menjadi IAIN. Eksistensi STAIN Kudus sebagai salah satu kiblat perguruan tinggi di Pantura Timur memang perlu selalu ditanamkan dan akan terus dikembangkan. Radio tersebut memang menjadi modal untuk dapat maju di kalangan perguruan tinggi.   Hal ini melengkapi pembangunan kualitas sumber daya manusia, dan sarana prasarana kampus yang terus ditingkatkan. Hasil dari semua usaha itu, dari tahun ke tahun, STAIN Kudus diharapkan semakin menjadi andalan bagi siapapun. Hal itu terus dibuktikan. Dapat terlihat dari   segi fisik STAIN Kudus, telah menyelesaikan bangunan kelas. Pembenahan semakin dapat dirasakan de...

Keresahan Penulis Kudus

Gambar
Parist  - Hari Minggu (12/10) pertengahan Oktober lalu, para penulis di Kudus berkumpul di acara Panggung Sastra Keluarga Penulis Kudus (KPK). Acara diadakan di Gedung Rektorat Universitas Muria Kudus (UMK) dan dihadiri oleh penulis dari Keluarga Penulis Kudus, Lembaga Pers Mahasiswa Paradigma dari STAIN Kudus, mahasiswa dari UMK dan SMA 2 Bae, SMA 1 Gebog, dan pecinta sastra dari Kudus lainnya. “Dalam dunia literasi. Di mana-mana acara yang demikian ini. Memang selalu demikian. Sunyi senyap,” ungkap Maria M Bhoernomo, ketua panitia dalam sambutannya. Penulis yang akrab dipanggil Pak Bur itu menambahkan, KPK biasa bekerja di kamar masing-masing, sehingga sudah biasa dengan suasana sunyi senyap. “Meski begitu karyanya bicara di banyak media,” lanjutnya. Komunitas yang berdiri sejak 3 Februari 1991 ini mengadakan panggung sastra yang dimeriahkan dengan parade pembacaan puisi, musikalisasi puisi, sampai sarasehan sastra. Pembacaan puisi dari para senior seperti Pipiek Isfianti, Puntod...