Postingan

Budayawan Jepara : Banyak Masyarakat Tidak Paham Budaya

Gambar
Parist.Id, JEPARA – Budayawan Jepara, Hadi Priyanto (58), menyampaikan bahwa masyarakat kita tidak paham atas ritual budaya yang seringkali dilakukan. Hal itu ia katakan dalam acara bedah buku Mitologi Ritual Budaya Lingkar Muria (MRBLM) yang diadakan oleh IPNU-IPPNU Desa Tulakan bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tulakan Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara di Balai Desa Tulakan, Jumat, (28/7/17). (Foto : Ulil/Paragraph) Menurut Hadi mayoritas masyarakat hanya mengikuti apa yang menjadi kebiasaan orang-orang. Seperti saat hari Kartini, banyak wanita memakai kebaya dan menganggap dirinya telah mengikuti jejak Kartini. Atau saat sedekah bumi banyak yang hanya ikut pesta. “Padahal mereka hanya sebatas mengenal Kartini itu sebagai pahlawan emansipasi, bukan yang lain” tutur penulis Mozaik Seni ukir ini. Hadi mengatakan jika krisis pemahaman budaya ini terus berlangsung akan berimbas pada hilangnya budaya. Pemuda Indonesia secara umum akan banyak yang tidak mau dan peduli untuk melestari...

Direktorat PTKI Bakal Adakan Lomba Majalah Kampus

Gambar
Parist.Id, Yogyakarta- Direktorat PTKI berencana mengadakan lomba majalah antar Lembaga Pers mahasiswa s e-Indonesia yang bernaung di bawahnya. Hal itu dikatakan Ruchman Bashori, Kepala Sarpras dan Kemahasiswaan Direktorat PTKI di acara pengembangan jurnalistik mahasiswa PTKI se-Indonesia di Hotel Cavinton pada Kamis (27/07/17) .  Dalam acara tersebut, ia mengatakan bahwa alasannya mengadakan pelatihan itu adalah awal dari ikhtiarnya untuk membangkitkan pers mahasiswa agar kembali bergairah untuk berkarya. Biasanya, karya yang paling sering diproduksi pers mahasiswa adalah majalah, buletin, tabloit, dan website.  (Foto: faqih/Paragraph) “Saya dan teman-teman akan bertekad untuk mengadakan lomba majalah ini dengan tujuan membangkitkan kembali gairah jurnalis mahasiswa dalam berkarya,” ungkap Ruchman.   Sementara itu, Safryansyah selaku Kasubdit Sarpras Direktorat PTKI menjelaskan, peran pers mahasiswa sejak dulu hingga sekarang sangatlah penting dalam aksesibilitas ...

Kemenag RI Gelar Program Pengembangan Pers Mahasiswa

Gambar
  (Faqih/Paragraph) Parist.Id, Yogyakarta- Kementrian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Islam mengadakan pelatihan dan pengembangan jurnalistik mahasiswa se-Indonesia pada 27-31 Juli 2017. Bertempat di Hotel Cavinton Yogyakarta kegiatan ini juga bertujuan untuk menampung berbagai aspirasi dari seluruh LPM yang berada di bawah naungan DIRJEN PTKI. Ruchman Bashori selaku Kepala Sarpras dan Kemahasiswaan PTKI mengungkapkan ide ini berawal dari pengamatannya melihat potensi mahasiswa yang bernaung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) . “Saya melihat ada potensi banyak dalam diri setiap pegiat persma yang nantinya akan menjadi kaum cendikia di masa mendatang,” ungkapnya di Aula Hotel Cavinton pada Kamis (27/07/17) . Se mentara itu , DIRJEN PTKI, Nizar Ali mengatakan mahasiswa yang tergabung dan bergiat di LPM akan mempunyai nilai lebih tentang berbagai hal. D engan budaya membaca yang selalu dipupuk, pegiat jurnalistik mahasiswa akan selalu memperbarui informasinya dan meng...

Ihwal Mengubah Kebiasaan

Gambar
Beberapa hari terakhir saya sempat berpikir apa yang membuat seseorang itu berubah? Mengapa Ia harus berubah? Lalu kapan dan siapa yang menuntut ia berubah? Dan bagaimana proses perubahan itu terjadi? Pertanyaan itu muncul sebab kegelisahan yang muncul ditengah perjalanan internal organisasi yang semakin hari semakin tak bergairah. Beberapa hari, bulan bahkan tahun kita seolah hanya menuruti rutinitas yang stagnan. Tidak ada perubahan apalagi pelajaran tambahan. Saya teringat pada firman Allah SWT bahwa Dia tidak akan merubah nasib orang kecuali orang itu sendiri yang mengubahnya. Sampai di situ hipotesis saya mengatakan bahwa perubahan harus dilakukan oleh masing-masing individu tanpa ada pengaruh dari manapun, siapapun dan apapun. Tetapi disatu sisi saya juga ingat bahwa semua kejadian yang terjadi telah ditakdirkan oleh Tuhan. Merujuk pada Sujiwo Tejo dan Nur Samad Kamba dalam buku Tuhan Maha Asyik (2016) bahwa manusia adalah wayang yang tinggal menunggu titah dari sang dalang (bac...